Bahaya Obat Maag Ibu Hamil

Maag pada ibu hamil memang sangat wajar, karena adanya perubahan hormon dalam tubuh yang memicu produksi asam lambung yang berlebihan.

Bagi ibu hamil yang sebelumnya sudah menderita penyakit maag, maka biasanya akan mengalami gejala yang lebih parah, terutama pada trimester pertama.

Saat trimester pertama biasanya ada beberapa gejala kehamilah yang dapat memperburuk maag, salah satunya yaitu mual, muntah, dan nafsu makan hilang.

Akan tetapi ada banyak ibu hamil yang mengalami serangan maag, dan merasa ragu untuk konsumsi obat maag. Ibu hamil memang sangat rentan sekali terhadap berbagai jenis obat termasuk obat maag ibu hamil.

Efek dari konsumsi obat ketika hamil dikhawatirkan bisa mengganggu janin dan juga kesehatan ibu hamil. Akan tetapi serangan maag terjadi dan terpaksa ibu hamil konsumsi obat maag.

Berikut beberapa bahaya obat maag ibu hamil :

  • Asma pada bayi
    Konsumsi obat maag ketika hamil dapat mengakibatkan bayi yang dilahirkan menderita penyakit asma. Penyakit ini muncul akibat reaksi alergi pada bahan yang terdapat pada obat.
  • Penurunan berat badan
    Konsumsi obat maag dapat mengakibatkan perut atau ulu hati menjadi lebih nyaman, tetapi sesudah itu bisa mengakibatkan reaksi berlebihan seperti tidak nafsu makan atau takut untuk makan.
  • Serangan maag yang lebih parah
    Obat maag yang dikonsumsi ibu hamil pada mulanya bisa mengatasi semua gejala maag, akan tetapi lama-kelamaan dapat menimbulkan reaksi yang berlebihan terhadap produksi asam lambung. Ketika serangan pertama bisa diatasi dengan obat maag dosis yang rendah, maka ketika maag kembali, maka biasanya memerlukan obat maag dengan dosis yang tinggi.
  • Merusak kehidupan bakteri dalam organ pencernaan
    Obat maag bisa mengendalikan produksi asam lambung yang berlebihan, akan tetapi obat maag juga bisa merusak bakteri yang ada dalam pencernaan.
  • Memicu pendarahan organ pencernaan
    Konsumsi obat maag ketika hamil dapat mengakibatkan masalah pendarahan para organ pencernaan dalam yang diakibatkan oleh produksi asam lambung yang terus menerus ditekan dengan obat maag yang justru dapat mengakibatkan produksi asam yang lebih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *